Selamat Ulang Tahun Indonesia

Tuesday, August 17, 2010 7:22
Posted in category Iseng, Poet

Selamat ulang tahun Indonesia…

Semoga engkau cepat menendang para politisi gak berguna

Semoga Garuda dapat kembali terbang di angkasa raya

Semoga harapan para Bapak Bangsa dapat cepat terwujud

Beribu asa berjuta harapan masih dapat dituai dari bumi ini

Kami masih terlalu mencintai negeri ini tapi sangat membenci para badut yang duduk tertidur di senayan…

Geef mij maar nasi goreng

Tuesday, July 27, 2010 6:31
Posted in category Iseng

Program Indonesia Mencari Bakat di Trans TV episode yang lalu sukses meracuni otak banyak orang termasuk aku :D .

Melalui lagu Geef mij maar nasi goreng yang berbahasa Belanda, Hudson sukses membuat lagu tersebut selalu muncul di kepala. Lagu tersebut aslinya dipopulerkan oleh Wieteke Van Dort yang lahir pada tahun 1943.

Untuk yang penasaran ama lagunya bisa diunduh di:

Sedangkan untuk liriknya bisa unduh di:

Kalau ada yang penasaran dengan profil penyanyinya bisa langsung meluncur ke http://en.wikipedia.org/wiki/Wieteke_van_Dort.

Selamat menikmati.

Menjual Diri di Internet

Wednesday, July 21, 2010 5:28
Posted in category My Live

Judul di atas adalah presentasi yang diberikan dalam kuliah umum di Fakultas Ekonomi – Universitas Syiah Kuala pada tahun 2007. Inti dari presentasi ini adalah memberikan gambaran kepada para mahasiswa yang akan lulus mengenai bagaimana mencari kerja di Internet.

Biasanya masalah yang timbul di kepala para mahasiswa yang akan lulus adalah masalah pekerjaan yang akan diburunya dalam beberapa bulan ke depan. Masalah timbul karena pasar tidak sanggup menyerap semua lulusan tersebut karena faktor ekonomi atau kualitas lulusan itu sendiri.

Download di http://bit.ly/aS4Cib untuk melihat presentasi dalam format PDF.

Insya Allah…

Sunday, June 27, 2010 16:19
Posted in category Iseng, Religion

Dia: Insya Allah aku bayar minggu depan

Aku: Oke…kutunggu

Minggu depannya…

Dia: besok insya Allah aku bayar kalo ada duit.

Aku: kalo seandainya Allah gak ikut campur ama urusan utang kita, kapan bisa bayar uangku?

Dia: Astaghfirullah…ngucap…

Aku: duit…duiiiittt…

———–

Kalo emang gak bisa/gak mau bayar kenapa gak ngomong langsung aja? Kenapa harus nyeret Allah segala?

Kemana?

Friday, June 11, 2010 15:52
Posted in category Uncategorized

Pertanyaan itu sering ditanyakan jika kita ingin mengunjungi suatu tempat baik untuk berwisata, tugas kantor atau alasan lain. Blog baru ini mencoba untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan mengungkapkan kelebihan dan kekurangan (menurut penulis – objektif) dari tempat wisata tersebut.

Penasaran?

Coba intip di http://kemana.syahmin.net

Ziarah Syiah Kuala

Thursday, May 20, 2010 16:40
Posted in category Acehku, Pic, Sejarah

Sebenarnya udah lama pengen jalan – jalan melihat makam Syiah Kuala ini. Dulu waktu awal tsunami sempat datang juga karena penasaran dengan komentar orang – orang yang bilang kalau makam ini gak hancur dibawa gelombang tsunami.

Akhirnya baru beberapa minggu yang lalu sempat ke sana. Berikut adalah beberapa foto yang berhasil diambil ketika berziarah ke Makam Syiah Kuala.

Bangunan tampak masih belum selesai tapi ada papan pemberitahuan yang menyatakan bahwa itu adalah pekerjaan tahun 2007 dan yang selesai mungkin belum ada separuhnya (gak liat maket aslinya juga sih). Selain itu juga ada satu yang mengecewakan yaitu pada papan pemberitahuan yang memuat riwayat hidup singkat Teungku Syiah Kuala tidak dicantumkan bahwa beliau adalah salah seorang mursyid Tarikat Syattariah yang pertama di Indonesia.

Syiah Kuala: Mursyid Syattariyah Dari Aceh

Monday, May 10, 2010 17:29
Posted in category Acehku

Syekh Abdurrauf Singkil (Singkil, Aceh 1024 H/1615 M – Kuala Aceh, Aceh 1105 H/1693 M) adalah seorang ulama  besar Aceh yang terkenal. Ia memiliki pengaruh yang besar dalam penyebaran agama Islam di Sumatera dan Nusantara pada umumnya. Sebutan gelarnya yang juga terkenal ialah Teungku Syiah Kuala (bahasa Aceh, artinya Syekh Ulama di Kuala). Sumber: Wikipedia Indonesia.

Nama beliau sering dikaitkan dengan pelaksanaan syariat islam di daerah Aceh melalui slogan: Adat bak Poteumeureuhom, Hukom bak Syiah Kuala yang kalau diartikan secara bebas adalah hukum adat di tangan Sultan, hukum agama di tangan Syiah Kuala.

Teungku Syiah Kuala merupakan seorang ulama terkenal dari Aceh yang menjabat sebagai Qadhi Malikul Adil yaitu seorang pejabat yang mengatur urusan keagamaan diseluruh kawasan kerajaan Aceh Darussalam. Beliau menjabat pada masa pemerintahan para Sultanah (raja wanita).

Ulama syariat paling sering ditabalkan kepada Beliau. Padahal dalam kenyataannya ia adalah seorang ulama yang tidak hanya mengamalkan syariat tetapi juga seorang mursyid Tarikat Syattariyah yang pertama sekali diberikan amanat untuk mengembangkan Islam dan tarikat ini di Indonesia oleh gurunya Syekh Ahmad al-Qusyasyi yang berasal dari Palestina dan Ibrahim al Kurani yang berasal dari Turki.

Adapun silsilah beliau adalah

Nabi Muhammad SAW kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib, kepada Sayyidina Hasan bin Ali asy-Syahid, kepada Imam Zainal Abidin, kepada Imam Muhammad Baqir, kepada Imam Ja’far Syidiq, kepada Abu Yazid al-Busthami, kepada Syekh Muhammad Maghrib, kepada Syekh Arabi al-Asyiqi, kepada Qutb Maulana Rumi ath-Thusi, kepada Qutb Abu Hasan al-Hirqani, kepada Syekh Hud Qaliyyu Marawan Nahar, kepada Syekh Muhammad Asyiq, kepada Syekh Muhammad Arif, kepada Syekh Abdullah asy-Syattar, kepada Syekh Hidayatullah Saramat, kepada Syekh al-Haj al-Hudhuri, kepada Syekh Muhammad Ghauts, kepada Syekh Wajihudin, kepada Syekh Sibghatullah bin Ruhullah, kepada Syekh Ibnu Mawahib Abdullah Ahmad bin Ali, kepada Syekh Muhammad Ibnu Muhammad, Syekh Abdul Rauf Singkel. Sumber: Sufi News.

Sangat disayangkan pada saat ini pelaksanaan tarikat di Aceh seolah dipasung dan hanya diajarkan di dayah saja, sedangkan di perkotaan lebih tergila – gila pada syariat yang hanya sebatas jilbab dan penggunaan huruf arab melayu untuk papan nama toko dan kantor.

Sejarahpun seolah dikaburkan dengan tidak menyertakan riwayat Beliau sebagai seorang mursyid sehingga tidak banyak generasi muda Aceh sekarang yang mengetahuinya. Mungkin sudah saatnya menggedor benak generasi sekarang bahwa Aceh selalu digawangi oleh para mursyid Tarikat dalam hal pelaksanaan agama Islam. Sebut saja tiga nama Hamzah Fansuri, Syamsuddin As-Sumatrani dan Abdurrauf as-Singkili yang sangat terkenal dalam dunia kerajaan Aceh Darussalam.

Bisa dikatakan bahwa di Aceh pada masa jaya kerajaan Aceh Darussalam tidak pernah diberlakukan hukum syariat Islam tetapi yang diterapkan adalah hukum – hukum tarikat yang telah disesuaikan dengan adat istiadat Aceh sehingga Islam dapat berkembang di seluruh daerah dan lini kehidupan masyarakat. Jadi jika ingin mengembalikan kejayaan Aceh bukan dengan syariat tetapi mari kita amalkan kehidupan bertarikat seperti dulu.

Launching AcehInfo 4.0

Thursday, April 22, 2010 3:53
Posted in category Computer Related

Horeee…akhirnya AcehInfo 4.0 dilaunching (apa bahasa indonesia yang baik dan benarnya ya? – diluncurkan?)

Ada lebih dari 1300 indikator yang ada di dalam database kali ini yang dikelompokkan dalam beberapa sektor dan tujuan.

Untuk informasi lebih lengkapnya bisa dilihat di:

  1. Wiki DevInfo
  2. Halaman Berita DevInfo

Sedangkan untuk database versi onlinenya bisa dilihat di http://acehinfo.acehprov.go.id/. Hati – hati dengan koneksi anda :D

Kado untuk Sang Nabi

Monday, April 5, 2010 7:10
Posted in category Religion

Beberapa malam yang lalu sempat nonton film “The Passion of The Christ” di RCTI. Film yang dibuat tahun 2004 ini merupakan sebuah film tentang penderitaan Yesus yang berbahasa Aramaic, Latin dan Ibrani. Apa yang membuat film ini menjadi menarik? Terlepas dari isu kristenisasi, film ini berani menampilkan sosok Yesus yang menjalani siksaan sebelum di salib. Terlihat film ini begitu serius dalam hal pembuatannya.

Nah waktu sedang menonton itu pikiranku sedikit terusik dengan banyaknya pertentangan di kalangan umat Islam mengenai perayaan Maulid Nabi seperti yang disebutkan di sini dan di sini.

Memang gak nyambung kalo membahas penyaliban Yesus dan kelahiran Muhammad Saw. Tapi yang pengen ditulis itu sebenarnya adalah pertanyaan gede di kepala: Kenapa Kristen begitu serius menggarap film mengenai sosok pujaan mereka sebagai tanda penghormatan (baca:pemujaan) tetapi Islam gak pernah (kelihatan) serius dalam membuat film tentang sosok pujaannya?

Berapa banyak yang memulai hari dengan salawat untuk orang yang akan memberi syafaat untuknya di hari kiamat?

Membaca File Office 2007 di Office 2003

Saturday, March 13, 2010 7:48
Posted in category Uncategorized

Pernah ngerasain menjengkelkannya harus numpang komputer orang lain hanya karena ingin konversi berkas dari Office 2007 ke Office 2003 ?

Hasil browsing ada dua cara untuk mengatasi ini; install keduanya di dalam satu komputer atau install Microsoft Office Compatibility Pack for Word, Excel, and PowerPoint File Formats dari Microsoft Download Center. Cara kedua relatif gampang jika anda memiliki koneksi internet yang lumayan. Tinggal klik di sini kemudian download converternya sebesar 37 MB. Voila…semua berkas Office 2007 minus Access akan terbuka.

Cara pertama? Selain boros sumberdaya, cara ini kayaknya juga gak begitu ngaruh, tapi kalo masih berkeras mau juga ya silahkan ikuti petunjuk di sini.

Semua terserah pada selera…