Selamat burung homo

Thursday, June 18, 2009 7:49
Posted in category My Live

Yak…milis biadab ini berulang tahun yang kelima tahun ini. Biadab? Ya…bayangkan jika dengan member hanya 300an account mereka bisa menambahkan email yang belum dibaca ke inbox anda sebanyak minimal 20.000 (terbaca: dua puluh ribu) email setiap bulan.

Belum cukup banyak? Target bulan ini dalam rangka menyambut hari burung homo adalah 55.555 email dalam sebulan.

Jadilah ada sekitar 200an email belum terbaca setiap pagi :((

Naseeebbb….

Anyway…selamat burung homo (happy bird gay) buat kampung.

* Warga yang malas ikut te ka es

Nulis = Penjara

Wednesday, June 3, 2009 3:25
Posted in category Uncategorized

Kalau nulis bisa dipenjara apakah kita harus diam?

Tutup mulut untuk mengatakan apa yang kita lihat, kita rasakan dan kita ketahui?

Jika protes untuk yang jelek bisa dipenjara apakah kita harus bikin itu tau sama tau?

Kebayang kalo PLN atau PDAM gak diprotes. Mereka mau jadi apa? Listrik byar pet tapi telepon pengaduan malah digantung. Air gak ngalir tapi malah nyalahin pelanggan yang gak bayar.

Dokter malpraktik malah bilang karena pasien yang terlalu cerewet. Uang pajak dipake buat jalan - jalan dan umroh anggota DPRD malah bilang itu untuk kepentingan rakyat.

Yang mau habis jabatan sibuk ngurusin pesangon padahal kerjanya cuma tidur di ruang sidang sementara yang baru terpilih sibuk urusin baju dinas yang harganya jutaan. Di sebelah sana rakyat masih bermandi debu karena jalan yang tak kunjung diaspal, sebelah sini ada banyak pengemis yang tidur di taman kota sementara pemerintah yang harusnya menanggung fakir miskin dan anak terlantar malah sedang sibuk mempersiapkan pesta demokrasi.

Kalau semua itu gak bisa diprotes sama rakyat yang katanya penguasa negeri ini, lalu siapa yang bisa ngontrol para pejabat dan elit lainnya?

Koalisi - Kolaklisi

Wednesday, May 13, 2009 3:11
Posted in category Iseng, Uneg-Uneg

Semalam nonton dialog di Metro TV yang nampilin wakil sekjen PKS ama seorang pengamat gak?

Lucu ya…partai yang katanya berjuang karena umat dan negara tiba-tiba ngotot dan marah karena dia gak diajak kompromi cawapres.

Semalam si orang PKS ampe ngambek ama orang Demokrat cuma gara-gara itu. Sungguh dagelan yang lucu menjelang pilpres.

Merajuk karena cawapres bukan Hidayat Nur Wahid? Karena bukan dari kalangan PKS?

Please deh…kasih kami (rakyat) tontonan yang lebih lucu lagi dong…

Oh ya, ini juga salah satu pembuktian kalo tahta bakalan terus diperebutkan bahkan oleh partai yang ngakunya berbasis agama :)

Olo Meninggal

Thursday, April 30, 2009 10:01
Posted in category Uncategorized

Hari ini, berita lengkapnya ada di sini.

Gimana kota medan ke depannya ya? Togel dan kawan-kawan?

Tabrak Kucing

Wednesday, April 22, 2009 7:22
Posted in category Iseng

Subuh tadi tiba-tiba jendela kamarku diketuk oleh sesosok tubuh berkepala rada botak. “Bang, antar kami ke bandara lah”

Dengan mata yang masih terpejam kuganti pakaian dan duduk di sebelah pak sopir yang sedang bekerja, mengendarai mobil supaya laju jalannya :)

Tiba-tiba tubuhku tersentak ke depan seiring dengan makian temanku yang berposisi sebagai pengendara.

“Ada bebek”, kata temanku. Kemudian mengalir satu cerita darinya yang selama ini gak kusadari sering terjadi.

Orang aceh kayaknya lebih sayang kucing daripada manusia, liat aja kalau kucing ditabrak dan mati orang yang nabrak bakalan nguburin kucing itu dan kemudian melakukan kenduri garam (membagi garam kepada tetangga). Sementara jika yang ditabrak itu manusia, si penabrak pasti lari tunggang langgang dan gak bakalan nolong si korban.

Dengan dalih kalo Nabi Muhammad sayang ama kucing, maka prosesi menguburkan atau minimal memindahkan mayat si kucing ke pinggir supaya pengemudi selanjutnya gak nabrak bangkainya itu akan terjadi. Kalo yang lebih gila malah dia berdoa di atas kuburan si kucing dan minta maaf.

Nah gimana kalo yang korban itu manusia? Si penabrak tentu saja akan mengambil jurus paling sakti di muka bumi, KABUR…

Trus gimana kalo misalnya ada yang bilang kalo Nabi itu sayang ama kecoak? Kebayang gak kalo semua rumah orang islam bakalan penuh dengan kecoak…Blom lagi perusahaan yang memproduksi racun kecoak bakalan di demo abis-abisan ama orang islam.

Kasus ini sama dengan orang-orang yang menyamakan budaya islam dengan budaya arab, sehingga semua budaya arab di kopi dan paste mentah-mentah ke indonesia dan semua budaya daerah dikatakan tidak sesuai dengan islam. Jubah dan cadar jadi standar untuk diakui keislamannya oleh mereka. Kebayang gak sih kalo seandainya Muhammad bin Abdullah diangkat jadi nabi di Irian? Apakah koteka bakalan jadi pemandangan sehari-hari?

Jadi…masih lebih penting mana; kucing atau manusia? Islam sebagai agama atau Islam sebagai budaya arab?

Pasca Pemilu

Sunday, April 19, 2009 4:01
Posted in category Acehku

Pemilu usai sudah.

Orang-orang di kota besar telah lama selesai menikmati kopi gratis dari Starbuck. Tinta di jari kelingking juga telah luntur, hilang terbawa air.

Kemenangan Partai Aceh (PA) memang sudah diprediksi. Tetapi secara nasional PKS masih tetap masuk ke dalam lima besar :(

Hiks…kapan ya rakyat negeri ini bisa terbuka matanya bahwa partai yang katanya bersih itu ternyata juga melakukan kesalahan-kesalahan menjijikkan seperti yang lainnya?

Anyway…dengan kemenangan PA maka kemerdekaan Aceh yang selalu didengungkan telah diperoleh. Saat ini mulai dari gubernur, bupati sampai anggota DPRD adalah mantan kombatan. Bukankah itu artinya merdeka?

Tapi di sisi lain ini adalah ajang pembuktian bahwa GAM gak cuma sekedar cang boh panah (omdo - omong dowank). Saat ini mereka harus membuktikan bahwa mereka mampu lebih baik dari yang mereka protes selama ini.

Mereka harus mampu menembus belantara birokrasi yang sangat berbelit dan mereka tentu saja harus sabar untuk melalui berbagai meja untuk sampai ketujuan :)

Selamat buat yang menang…selamat tinggal buat yang kalah…

    Sayonara BRR

    Wednesday, April 15, 2009 4:00
    Posted in category Acehku

    Hari ini adalah hari terakhir BRR (Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi) Aceh - Nias bekerja untuk membangun kembali Aceh dan Nias. Setelah empat tahun bekerja tentu aja masih banyak yang belum tersentuh. Tapi gak bisa dipungkiri telah banyak yang mereka kerjakan untuk membangun kembali daerah ini.

    Masih terbayang bulan-bulan pertama pembentukan BRR. Beberapa staf UNIMS (United Nations Information Management Service) ditugaskan untuk membantu Pusdatin (Pusat Data dan Informasi). Augusta, Dek Na dan Isna adalah beberapa orang yang pernah ditugaskan untuk mendampingi Pusdatin ketika RAN Database diluncurkan.

    Pertengkaran konyol dengan satpam BRR yang sok keren, peraturan untuk meninggalkan tanda pengenal serta staf yang sedang main solitaire ketika orang-orang pada sibuk ngisi RAN Database.

    Yaaaahhh…setelah (hampir) semua pengungsi mendapatkan tempat tinggal baru, jalan dan jembatan telah dibangun, gedung-gedung baru telah berdiri walaupun masih ada yang belum kebagian rumah (mungkin dua kali), beberapa proyek masih belum selesai tapi it’s time to say good bye.

    Tugas BRR akan diambil alih oleh BKRR (Badan Kesinambungan Rehabilitasi dan Rekonstruksi) yang dibentuk dengan peraturan gubernur NAD.

    Sayonara BRR…

    Rakyat Aceh Jangan Golput

    Thursday, April 2, 2009 4:50
    Posted in category Uncategorized

    Ide tulisan ini berkembang dari hasil ngobrol ngalur ngidul gak tentu arah dengan beberapa teman.

    Menjelang pemilu yang tinggal seminggu lagi, banyak seruan untuk melakukan golput. Tak kurang tokoh sekaliber Gus Dur pun pernah menganjurkan untuk melakukan golput.

    Selain Gus Dur, ada juga blogger yang menganjurkan golput seperti tulisan Om Rony di sini. Namun tak dipungkiri ada banyak yang menganjurkan agar kita menyalurkan hal pilih kita demi negara ini (halah bahasanya…)

    Awalnya aku setuju dengan gerakan golput ini, dengan alasan para caleg gak ada yang memenuhi kualifikasi, gak dikenal rakyat atau program partai/caleg yang gak jelas dan segudang alasan lainnya. Tapi obrolan beberapa hari yang lalu jelas merubah cara pandangku.

    Diawali dengan obrolan gak jelas di warung kopi, obrolan bergeser dengan cepat dari masalah kuliah, cara mencari duit dengan cepat dan tepat tapi gak melanggar hukum, hantu dan sebangsanya serta tiba-tiba hinggap di topik yang berat; Pemilu.

    Aku dengan gagah berani melemparkan beberapa argumentasi untuk mempengaruhi mereka agar tidak menggunakan hak pilihnya; sama aja, abis pemilu mereka yang menang kita gak dapat apapun.

    Setelah aku diam mengatur napas sambil minum teh dingin (orang yang aneh, duduk di warung kopi tapi minumnya teh dingin :)), beberapa pertanyaan mulai diajukan oleh temanku.

    Kee suka gak dengan syariat islam di aceh? –> Gak
    Kee suka gak di aceh gak bisa ada hiburan gara-gara syariat islam? –> Gak
    Kee suka gak kalo Cut Nyak jadi presiden? –> jelas gak suka
    Kee suka gak kalo di aceh ada darurat militer lagi? –> gak suka

    Nah karena semua jawaban mengindikasikan ketidaksukaan akan beberapa hal di atas maka kita harus ikut pemilu jangan jadi golput.

    Kalo golput, kemungkinan menang PKS akan semakin besar, yang akan mendorong syariat islam ala aceh yang penuh tipuan ini semakin berkembang. Sejalan dengan itu aceh juga gak bakalan ada hiburan yang bisa membuat rakyatnya melupakan masalah hidup mereka sejenak.

    Kalo golput, kemungkinan PDIP menang akan semakin besar dan ada kemungkinan mereka akan mendorong Megawati untuk menjadi presiden kembali. Gak trauma dengan Megawati? Dia menangis di Masjid Raya Baiturrahman dan berjanji untuk mendukung perdamaian di aceh, tetapi ketika kembali ke jakarta ia bukan mengirimkan tim perdamaian tapi malah tentara ke aceh.

    Kalo golput, kemungkinan menang partai-partai yang dibentuk para jenderal akan semakin besar.  Ada isu yang berkembang, beberapa orang berpengaruh di jakarta konon gak pernah dengan perdamaian di aceh.

    Untuk beberapa alasan tersebut kemudia aku merubah pendirianku dari golput menjadi pemilih aktif, dengan catatan kalau aku mendapat undangan untuk menjadi pemilih di daerahku :)

    Masalah koruptor? Semua caleg pasti bakalan berlomba untuk mengembalikan pundi-pundi mereka yang telah habis waktu kampanye. Jadi gak usah munafik dengan bilang mau menafkahkan gaji 50% untuk rakyat atau janji-janji palesu lainnya.

    Jadi, lebih baik jangan golput pada pemilu 2009 minggu depan ya.

    Kee = kau atau kamu dalam bahasa aceh.

    Pemilu - Pilek

    Monday, March 23, 2009 9:26
    Posted in category Uncategorized

    Gonajng-ganjing pemilu bulan ini diwarnai air terjun dari hidungku ditambah lagi dengan bersinan beruntun.

    Ngeliatin kalender, eh rupanya malam rabu ini jaga malam.

    Orang lain yang mau nyari kekayaan dengan jadi caleg kok malah rakyat yang disuruh jaga malam. Itu para caleg ada jaga malam juga gak? Atau malah mereka ngasih duit supaya mereka gak dapat jatah jamal (jaga malam)?

    Semoga bulan depan bisa ngeliat orang gila betebaran di bumi tercinta Indonesia karena mereka gak terpilih, padahal mereka udah abis-abisan :D.

    Pemilu - Pemilihan Elu

    Monday, March 16, 2009 9:42
    Posted in category My Live

    Dalam itungan hari kita bakalan disuruh berjudi buat milih kucing (buat yang kurus) dan kuda nil (buat yang segede kuda nil) dalam karung.

    Cuma berbekal foto di selembar kertas kita harus memilih anggota DPD yang gak tau kerjaannya apa (tell me what they did last 5 years). Jadi teringat laporan investigasi di sebuah tipi swasta yang menyorot masalah panti pijat. Caranya sama, kita harus memilih seorang cewek dari selembar kertas yang sudah ditempeli foto, diberi nomor dan nama.

    Itu baru lembaran pertama.

    Lembaran kedua, ketiga dan keempat kita mesti mencari partai kesayangan kita dan kemudian mencari nama sang jagoan yang akan berjuang agar negara, provinsi dan kabupaten/kota kita untuk menjadi lebih baik.

    Cara mengubah agar semuanya menjadi lebih baik? Gampang…Ada kursi empuk dan ruangan ber AC. Biarkan saja yang di depan koar-koar gak jelas yang penting kita tidur :D

    Itu adalah cara terbaik untuk memperbaiki negara ini :)